KOMPAS.com - Ragam merek baju anak yang menawarkan model stylish dan fashionable memang menarik untuk dibeli. Namun ternyata memilih baju anak ternyata tidak bisa sembarangan, apalagi yang digunakan untuk sekolah. Baca juga: 12 Jurusan Kuliah Tersulit, Calon Mahasiswa Tertarik Daftar? Berbeda dengan orang dewasa, anak kecil biasanya memiliki kulit yang lebih sensitif dan reaktif terhadap beberapa bahan. Tak jarang, anak merasa gatal dan rewel karena label pakaian yang mengganggu. Karena itu, memilih baju anak juga perlu mempertimbangkan faktor kenyamanan dan keamanan bagi anak. Menanggapi hal tersebut, lulusan S1 Ekonomi dari Shanghai University of Finance and Economy dan pelaku industri fashion, Alvin memberikan 4 tips memilih baju yang ramah untuk anak.
1. Bahan yang nyaman sesuai iklim lokal, Pada usia eksploratif, anak memiliki aktivitas tinggi yang mengharuskan mereka bergerak dan berkeringat. Karena itu, bahan baju yang tepat sangat penting untuk diperhatikan. Pilih baju yang memiliki bahan lembut, adem, dan mudah menyerap keringat. "Kualitas ini bisa didapat dari baju anak yang terbuat dari bahan 100 persen katun," kata dia dalam keterangannya, Kamis (22/9/2022). Bahan 100 persen katun, kata dia, dinilai paling nyaman untuk dikenakan di iklim yang panas dan lembab seperti Indonesia. Sayangnya, banyak brand baju anak yang masih menggunakan bahan campuran polyester. Berbeda dengan baju anak dengan bahan 100 persen katun, baju anak dengan campuran polyester yang cenderung gerah, tidak menyerap keringat, dan kurang nyaman ketika dipakai. Karena itu, orangtua perlu hati-hati agar tak salah pilih bahan baju anak, salah satunya Little Warren yang merupakan adalah brand lokal yang menawarkan baju anak dengan bahan 100 persen katun. "Kami sangat concern akan bahan yang kita pakai, karena akan sangat penting untuk kenyamanan sang anak. Saking nyamannya bahkan sampai ada customer kami bercerita kalau anaknya sampai tidak mau melepas baju polo kami padahal sudah dipakai lama," ucap dia.
2. Model yang memudahkan orangtua, Orangtua juga perlu mempertimbangkan model baju anak yang stylish, tapi tidak berlebihan. Model yang bersifat timeless dan elegan seperti denim, chino, t-shirt, serta polo shirt bisa jadi pilihan. Baca juga: Kasus Santri Tewas, Ada Kesalahpahaman antara Ponpes Gontor dan Keluarga Memilih model baju polo shirt juga bisa memberikan keunggulan bagi orangtua yang memiliki anak aktif. Model kancing depan memudahkan orangtua untuk memasang serta melepaskan baju anak. Selain model baju anak, orangtua juga bisa memilih baju anak yang memiliki banyak pilihan warna menarik untuk dikombinasikan. "Dengan demikian, anak bisa beraktivitas dengan baju yang nyaman dan tetap tampil fashionable setiap saat," ungkap pria yang juga dari LittleWaren Indonesia.
3. Pilih brand yang sudah pengalaman, Pilih merek (brand) yang memiliki pengalaman merupakan penentuk kualitas dari suatu produk yang aman bagi anak. Dalam produk bayi apalagi, brand berpengalaman pasti punya bahan-bahan kain yang ramah untuk anak dengan pengemasan yang berkualitas.
4. Pilih produk yang berkualitas, Demi menjaga kesehatan si kecil, baiknya orangtua memilih brand atau produk yang sudah teruji kualitasnya. Untuk itu, dia berharap orangtua harus memperhatikan testimoni pembeli soal suatu produk yang ingin dibeli, apakah lebih banyak positif atau negatif. "Kualitas adalah hal utama dalam memilih produk anak. Itulah alasan kami selalu memilih bahan yang premium, 100 persen katun bukan campuran seperti banyak di pasaran. Kalau produk kita sudah tersertifikasi OEKO TEX," jelas dia. Nah, itu dia tips memilih baju anak yang bisa diikuti orangtua, agar bisa menjaga anak dari penyakit, khususnya yang bersangkutan dengan kulit anak.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Orangtua, Ini 4 Cara Pilih Baju Anak agar Tidak Sensitif dengan Kulit", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/edu/read/2022/09/22/213229471/orangtua-ini-4-cara-pilih-baju-anak-agar-tidak-sensitif-dengan-kulit?page=all#page2.
Penulis : Dian Ihsan
Editor : Dian Ihsan
|
OTHER NEWS
|